Wednesday, August 21, 2013
(:
Sunday, April 14, 2013
Empat Detik
Sepuluh musim dingin lamanya aku mengunci hati dalam kemegahan kastil hitam..
Di tengah selubung malam kelam tak bertepi dan hujan badai tanpa akhir, hatiku yang patah oleh cinta pertama menemukan ketenangan..
Menolak luka itu datang kembali, kubangun tembok benteng dari reruntuhan angan yang membatu, dan menaruh logika pada setiap menara pengintai..
Dari dalam altar singgasanaku, bersumpah tak akan ada lagi cinta yang datang sebelum Kairos, sang Raja Waktu, menampakan wajahnya di depan gerbang..
Demikianlah kutempa baja batinku, bangkit dari abu dan debu, menjadi pria yang lebih baik dalam kekuatan dan pikiran..
Di tahun kesepuluh, Semesta Yang Agung membawa cahaya ke dalam kastil..
Cahaya lembut bagai pilar sorgawi, menari di tengah-tengah balairung singgasana tempatku mendekap nestapa..
Mata gelisahku masih mencari-cari wajah Kairos, namun pada pesonamulah pandanganku terkunci, wahai sang Cahaya..
Kau adalah terang yang meredakan hujan badai, dan yang mengakhiri malam pekat tak bertepi..
Gadis tercantik dari semua yang kukenal, kau hadir dengan senyuman polos dan kebaikan hati yang konstan..
Hadirmu adalah doa yang diam-diam ku nikmati, seiring benih rasa mulai bersemi..
Engkau mencuri hatiku, sebelum kusadari nestapa itu telah terhapus, habis tak membekas..
Kita ada dalam getaran sorgawi yang sama, jiwa yang terhubung secara alami..
Cara tertawa yang sama, dan bahkan bentuk hidung yang serupa..
Kaulah sumber inspirasi-inspirasi gemilangku, dan semangat yang tak akan pernah mati..
Semesta pun menunjukan restu melalui cara alam bekerja, mengarahkan, lalu mendekatkan, mendorong, lalu mendikte kesadaran, bahwa hatimu adalah separuh dari hati ini..
Namun logika yang belum menemukan kehadiran sang Raja Waktu, masih menahan tali kekang agar tak maju, walaupun hati terus berontak..
Aku hanya bergerilya, mengumumkan kepada dunia, bahwa kau adalah cinta sampai matiku..
Lalu, takdir dan semesta mulai tak sejalan, seseorang menggenggam tanganmu, dan aku terdiam sebagai penonton di tanah asing..
Kebajikanmu yang murni, pengorbanan-pengorbanan dan kecemburuan yang kau tunjukan, membuatku menyerah dan tertawan tanpa mengeluh..
Lalu kunantikan alasan dalam ketidak-pastian agar tak ada hati yang tersakiti..
Bertahun-tahun aku tertahan, di garis tipis persahabatan yang menyiksa angan..
Hari ini, kau raih jemariku dalam hening..lembut..
Dunia terhenti, waktu membeku di ujung jemari kita, atas kehendakmu..
Jantung, nadi dan nafas kita berada dalam satu irama harmoni..
Tanpa suara, kau ungkap rahasia yang tersimpan lama di relung terdalam hatimu..
Sebuah ungkapan yang menembus dimensi ruang dan waktu..
Sebuah kenyataan terindah bahwa engkau gadis yang kucinta sedang berdiri di sampingku, menggenggam jemariku tanpa kata dan tatapan, menyatakan bahwa akulah cinta sejati pertamamu..
Sebuah kebenaran yang lebih kuat dari kata-kata yang dapat diucapkan lidah, segera membungkusku dengan perasaan cinta yang kudambakan..
Aku merasa utuh kembali, mata batinku terbuka dan kebahagiaanku penuh..
Empat detik....terasa seperti selamanya...
Aku adalah saksimu, atas keteguhan dan keberanian yang engkau nyatakan atas dorongan cinta sejati..
Perasaan sorgawi itu telah bersemayam di dada, lalu menginspirasiku pada kebajikan yang selalu kau pegang teguh..
Laksana darma, jalan salib dan jalan para ksatria, aku ikrarkan hidupku padamu: Menanti hingga jalannya murni, bebas dari setiap cela, dan kau tak bersalah..
Takkan kubiarkan ada noda yang menyentuhmu, dan aku tak akan menjadi penyebab orang tak bersalah berdarah, atau mengecap duka yang pernah kurasa
Di antara waktu dan takdir yang terus berpacu, kupertaruhkan harapan di atas pengorbanan dan penyesalan, bahwa kau pasti akan menemukan alasan, agar cinta ini tetap sejati, tak bercela
Wednesday, August 22, 2012
Saturday, February 13, 2010
Empirisme Ketuhanan
Menuntun hati dan pikiranku melewati gerbang pengertian...
'Bahwa ada Tuhan, bahwa ada Juru Selamat juga'...
Seperti kata bundaku...
Saturday, January 9, 2010
KISAH BUKIT PASIR
Mereka terus menggali...hingga burung-burung kuning...hijau...merah...coklat...hitam yang ku kenal sejak kedatanganku yang pertama dengan sepatu bot mungil berwarna biru itu mengusik telingaku dengan nyanyian ratapan mereka...Jauh-jauh mereka mendatangiku...setelah kemerduan kicauan irama pengantar suasana mereka sudah tidak lagi digubris bapakku yang kini tinggal bersama bumi...
Mereka masih menggali...Satu...dua...tiga pohon kelapa yang oleh bantuan angin telah menaklukkan para pemberani itu tumbang...Salah satunya buntung karena pernah tersambar petir...Pernah sebuah gubuk didirikan di situ...tempat orang yang menghormati bapakku dengan sepenuh hati tinggal...ia dan keluarganya...
Mereka mulai menggila...dan rumpun bambu yang pernah dibuat keriting oleh mortir tentara pusat itu terbabat habis..."Amper..." kata bapakku setiap kali ia mengakhiri kisah itu...Ia dan sekeluarganya nyaris meregang nyawa di rumpun bambu itu saat perang Permesta...
Mereka terus menggila...Pepohonan mangga yang ditanam dan dirawat bapakku sejak kecil hampir habis roboh...beberapa yang masih muda pernah kutanam dengan penuh semangat...
Mereka masih menggila...dan semua kenangan tentang aku dan bapakku di bukit itu akan sepenuhnya sirna dari kenyataan...
jeda...
Sunday, December 20, 2009
AND'S DOOM
Dengarkanlah nyanyian si Haart yang dituntun Brein melalui alunan irama permainan harpanya yang dengan perantaraan angin mengalir menyusuri lorong-lorong di kota Haartstadt...Tak terbendung!...Perpaduannya menghantam dengan keras punggung sang Dan...
Dan dengarkanlah juga pidato si Brein yang berapi-api yang disusunnya bersama dengan Haart kekasihnya itu dengan perantaraan kalbu yang memecah kesunyian jalanan kota Breinstaadt...Hentakan suaranya membumi-hanguskan tubuh sang Dan...
Mereka sejoli...seperti si Anglo dan si Saxon...
Haart mendekap Brein lalu menarilah mereka sambil berjinjit-jinjit mengikuti irama scerzo yang dilantunkan para roh dengan langkah yang cepat sambil bergandengan tangan meniti puing-puing reruntuhan penggalan tubuh sang Dan yg tadinya berdiri kokoh...angkuh...
Will...si hantu itu...Ia terus bertindak...kasihan...Ia seperti raja-raja di Eropa yang bertempur dalam Perang Salib...Ia seperti gajah...Ia masih terus sibuk merobohkan dengan palu sisa-sisa tubuh sekarat sang Pembagi Dua Alam...Haartstadt dan Breinstadt...
Sementara sang Sowl mengamati ketiganya dari tengah-tengah kerumunan roh dengan sorot mata yg berbinar...Suaranya mulai kembali terdengar sesaat sebelum sebuah senyuman tertoreh di wajahnya..."Hmm..."
Ini adalah kata-kata yang mendahului kata Selesai dalam kisah ini...sekaligus mengawali adeganku di dunia angin...
Aku harus membawa pulang si hantu...
Selesai
Monday, November 17, 2008
In The Name
And here I am
Stronger than before
I got everything
Only from my Lord, Jesus Christ in heaven
So, just get lost you Satan!
Only in the name of Jesus Christ in heaven
January 2004
Worry?
I will be down only if I am going weak
And I will be weak only if I’m far from my Saviour, Jesus Christ
I will be far from my Saviour only if I am living in negatives
And I’m living in negative only if Satan has breaking down my faith
Therefore, if it happens, there is only one sound-bite; “Only My Saviour, Jesus Christ in Heaven”
Actually its all about weakness which is ‘caused by the Loser
However, I will be all right ‘till the end, ‘because I’m holding on Jesus Christ’s hand, and He’s holding my hand forever
Everything is all right, and just fine
So, just get lost you Satan
January 2004
Shout of the Mourner
With grief-stricken on my back…
And the unheard moan fills my mouth…
Nothing I can say in my heart, except:
“Only my saviour, Jesus Christ in heaven,”
“Only my saviour, Jesus Christ in heaven,”
“Only my saviour, Jesus Christ in heaven”
January 2004
Here I am
And starting to step forward again
Everything is all right
Life is beautiful!
Now I’m strong ‘till the end of my days
‘cause Jesus Christ is my Savior
He leads my soul through the path of heaven
By the Cross Way
Now it is time to fight, and defeat the evil!
Time to work!
Hmmmmm…………
December 2003
Throne of Heart
There’s the darkness surrounding all over the hall
And my heart full of lonesome and weakness
Any time my inner voice shouts “I’ve been misleading”, and its echoes surrounded the hall
I know all ‘caused by the feeling of hatred
And I want out from this torture’s hall
I know I can, because I’ve got the strength to fight,
And the Almighty besides me ‘till the eternity
Nothing can take me far from my savior,
Because I believe He will never let me out from His affection
Nothing can take control of my feeling anymore
Because Jesus Christ dwells in the deep inside of my heart forever,
And he leads me into heaven
I’ve found that hatred ever defeated love in my heart,
And I lost my direction since that day
Now, I’m in love, and it’s burning my spirit ‘till the seven phase of sky
Now I am all right, and a hundred percent fine
So, here I am
Cross Way
Now, there is more than “should not to be weak”,
but “should be strong forever”.
Everything is pretty clear.
Because, I believe my Saviour will never let me out of His affection.
Now, I am endeavouring to be strong until the end of time,
And I know that Jesus Christ would always guide me, through the path of the Cross-into Heaven.
December 2003
...!
Back from the banishment of presents!
Time to waking up!
Time to fighting!
Time to getting all back!
Time to surviving and destroying!
Time to be strong forever!
All by my Saviour, Jesus Christ in heaven
He guides me forever!
Now it is the only one thing should I fight for!
“To be in heaven when I die”
My Confession
I believe in Jesus Christ
I am standing under the light banner and I can fight until the end
He gave me strength
He guides me to the eternally
Yes, I am all right
And here I am!
The Star
but when overcast come through the sky, there’s no one of these hopes’ symbol appears.
There’s a star, which only can be felt in our heart,
and this star is keep on trying to spreads away its light, in order to makes us become hope itself.
July 2003
The Wings
Warm up my wings to fly
And burn me up to the sky
By your fragrance
It has been so long time I have no touch the sky
Now I’m waiting in the lowest ground
And my wings still crystallized by the loneliness
But I believe the time will come through my eyes
Come fill my heart with flowers of the conscience garden
Burn my spirit with fire of the everlasting truth
And I’ll give you a kiss of virtue
Just warm up my wings
Through the clouds we will fly
And we will dance in the sky…
Proving
I’ve save from insanities
I am a Christian
I’ve got strength from my Saviour
And now,
I am all right, and I am fine
Here I am
Way Out
and my heart filled with fury
I have seen like a dumb in all of my actions
But it seems too hard to get out from this situation
I was trapped
and its almost takes my everything
Now I am stopping to search truth,
‘cause it’s a mistake
And now I want to step through the way out
I have found truth in Jesus Christ
I want to proof my faith
So here I am!
And I’m still all right!
SETTING
Close your own stereotype minded
Think universally
Remember that you are standing under the Light banner
No bound, no negative things, no burden
Free and easy
Think positive and justly
Make all simple
Keep on fight the negatives!
Fight the weakness!
Fight the evil!
Don’t ever let your mind blank. Take care!
Don’t ever let it filled with nonsense (negatives)
Keep on thinking!
Keep on moving!
Keep on trying!
And wish!
Keep on change the bad channels!And keep on working!
Prove!
Prove your faith!
Prove that you are standing under the Light banner!
Prove that you were strong!
Prove your sincerity!
Prove that you all right!
Prove who you are!
